kemarin kupanggil kamu
di situ, selalu kamu jawab begitu
"hey, kamu!"
"iya..."
"hey..."
"iya..."
"ehm..."
"hmm..."
"dengar aku?"
"iya..."
"sehat?"
"iya..."
"......."
"......."
"aku kangen..."
"hay, kangen... aku kekasihmu..."
*kemudian diuruk pupuk kompos sekebon*
No comments:
Post a Comment