mereka dan kamu menyapaku
entah kalian atau kah aku yang sedang merindu
kamu, mereka, dan aku tampak seperti dulu,
kamu dan aku masih menyukai hal-hal yang sama
melakukan hal bodoh bersama
masa yang tak perlu memikirkan apa-apa
berjalan denganmu, bercerita penuh riang
menyanyikan kisah pagi hingga petang
tertawa bersama dan saling menertawakan
pernah saling diam juga terluka karena sayang
kamu dan aku begitu sepaham
tak mau kisah hati terselami terlalu dalam
kamu lebih senang tak membagi risaumu
begitulah kamu, karena kubaca aku pada dirimu
dulu, terasa indah sebelum negara api menyerang
No comments:
Post a Comment