Monday, 12 March 2018

Friend


padamu, pernah kumembagi satu kisah indah
tentang seorang terkasihmu
kisah dia dengan kekasih barunya
mereka yang memulai kisah bahagia berdua
ujung matamu menyipit dan senyummu mengembang
kulihat kamu ikut bahagia untuknya

kemarin sore, seseorang datang padamu
menjelma sebagai seorang teman
kamu ulur jabat tanganmu, tertawa dengannya
namun padamu, dia katakan ingin miliki kekasihmu
ujung matamu menyipit dan senyummu mengembang
lagi lagi begitu, wajah itu yang selalu kau pasang

hey teman, seberapa luas beranda hatimu?
berapa wajah yang kamu punya
yang kutau, senyum tak pernah lepas di parasmu
saat itu, kau pilih dengarkan ceritaku
kau pilih mengacuhkanku, abaikan rasamu
hari itu, aku tak dengar suara retakan hatimu

bukan baru kemarin sore kumengenalmu
namun aku sama seperti dia.. teman barumu itu
aku tak mau tau ada bias air mata bersama senyummu
aku tak pernah tau dia yang miliki hatimu
aku tak pernah bener-benar mengenalmu
salahkah aku tak pernah bertanya tentangmu?

kamu tertawa seperti tak terjadi apa-apa
tanpa kesal, seolah tak ada badai
seolah ku tak pernah membuat perih hatimu
yang tak kusadari itu sebuah kekeliruan
aku sama seperti yang teman barumu itu lakukan
dalam dekapan, mengiris hatimu perlahan...



No comments:

Post a Comment

Follow Us @soratemplates